Please Wait . . .

ZQSCORE GOAL
Mode Gelap
Liga Teratas

FA Mengakui Komentar Edison Cavani Tak Rasis

08-Jan-2021, 01:17 pm

FA Mengakui Komentar Edison Cavani Tak Rasis

Panel Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) pada Kamis (7/1) menyatakan bahasa yang digunakan oleh Edinson Cavani dalam unggahan di media sosialnya tidak bersifat rasisme meski sang striker Manchester United tetap mendapat sanksi tiga laga.

Penyerang asal Uruguay itu pekan lalu diganjar larangan bermain tiga pertandingan dan denda 100 ribu poundsterling (sekira 1,9 miliar rupiah) karena mengunggah foto dengan pesan bertuliskan ‘gracias negrito’ yang ditujukan kepada temannya setelah Manchester United menang 3-2 atas Southampton pada 29 November.

Namun FA memandang kata itu berbau rasisme dan temuan komisi peraturan FA yang dipublikasikan pada Kamis menjelaskan kenapa Cavani diberi sanksi minimum sesuai peraturan FA E3.1.

“Komisi puas bahwa sang pemain menulis balasannya dengan apresiasi penuh kasih atas pesan dari teman Uruguaynya dan bahwa pesan itu tidak dirancang atau dimaksudkan untuk menjadi rasis atau menyinggung baik kepada temannya atau orang lain yang membaca konten dari postingan Instagram tersebut,” demikian pernyataan FA seperti dikutip Reuters.

FA mengatakan bahwa para pendukung Liga Inggris bisa melihat kata ‘negrito’ yang dalam bahasa Spanyol berarti ‘orang kecil berkulit hitam’, berbau rasisme. Namun, konfederasi sepak bola Amerika Selatan (CONMEBOL) dan Asosiasi sepak bola Uruguay telah mengkritik keputusan FA dalam menjatuhkan sanksi tersebut.

Akademi Bahasa Nasional Uruguay sempat dibuat berang oleh keputusan itu dan menyebut keputusan FA merupakan hasil dari kemiskinan pengetahuan budaya dan lingustik.

Academia Nacional de Letras Uruguay pada Jumat (1/1), seperti dilansir AFP, menyatakan kata ‘negro’ (orang berkulit hitam) atau diminutifnya ‘negrito’  mirip dengan ‘gordo’ (gendut) atau ‘gordito’ dan ‘flaco’ (kurus). Istilah itu merupakan istilah yang sering dipakai untuk menunjukkan rasa sayang kepada seseorang.

“Di Bahasa Spanyol (yang dipakai) di Uruguay, misalnya, di antara pasangan atau teman, antara orang tua dan anak, seseorang sering mendengar dan mengucapkan ekspresi seperti...gordito, negri, negrito,” demikian pernyataan resmi akademi tersebut.

Di akhir pernyataannya, akademi tersebut mengatakan FA telah melakukan ketidakadilan serius terhadap seorang atlet Uruguay yang berada di tingkat internasional tertinggi dan telah menyingkap ketidaktahuan tentang penggunaan bahasa dan khususnya bahasa Spanyol, tanpa memperhatikan semua kerumitan dan konteksnya. (ZQ)


Source : zqscore.org

image-top-scroll